Showing posts with label its my heart. Show all posts
Showing posts with label its my heart. Show all posts

Thursday, August 11, 2011

Doodles~

Today, i open my blog, ghayyir nafsak, the beauty of change...
How odd...
I cant remember how much things has change..
Nevertheless, i still wish to continue on this journey
I meet people who abandoned this road
A road of self improving
Finding the truth
Doing what should be the right thing...
A road that requires a lot of self reflection...
Facing a lot of confusions
Making a lot of sacrifices
You wonder
What kind of person you really are?
The kind of person Allah had actually let you be...
And the kind of person you actually let yourself be...
I don't want to live life by default
Even if it means i need to search hard
I guess it's worth it...
All this pain i experience
The remedies that follows
The even higher degree of pain that i will experience
And the remedies, a much better remedy
My life had never been boring
Thou the colors i see
Might not all be pretty rainbows
But at least
Its not black and white
And its not grey either...

With every rains
Comes the rainbow


Monday, April 11, 2011

Misi yang Gagal


Berdirinya aku disitu, dengan semangat yg mmbara,dgn hati yakin,tapi....dengan ilmu yg tipis sekali. Aku redah jua, kerna ku sangka, apa yg benar, pasti kan mmbuahkan hasil yg baik. Namun bukan begitu. Pada setiap perjuangan, pasti ada halangannya. Aku lupa... Bahkan berbekalkan ilmu dan persiapan perang yang sedikit, Allah menetapkan pejuang yg lemah ini terus meredah medan perang dengan berani. Tiba-tiba aku terperangkap, tersepit, teranaya dan menganyai orang lain. Aku tertangkap...

Di dalam penjara, aku duduk sendirian, mengenangkan nasibku yang malang. Tatkala aku mula merasa benci pada diri ku sendiri, teringat aku pada pesan Jeneral yang menugaskan aku utk misi ini. "Manusia mmg sifatnya begitu, cuba lihat dalam surah Al-Fajr (surah kegemaranku) Allah berfirman, "manusia apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan mmberinya kesenangan, maka dia berkata, "Tuhanku telah memuliakan ku", namun apabila Tuhan mengujinya lalu berkata, "Tuhanku telah menghinaku"

Apakah aku juga begitu? Astagfirullah.. Berbisik lagi, "bukanlah Allah yg menghinakan ku, tapi akulah yg menghinakan diri ku sendiri kiranya aku kalah dlm peperangan hati ku sendiri". Aku tahu apa yang aku lakukan ini betul, mungkin caranya salah namun apa yg benar tetap benar. 

Sesekali, hati ini terdetik. Memikirkan tentang misi yang gagal ini. Hati tertanya-tanya, dimana panglima-penglima perang yang selalunya disisiku tika bertempur dlm medan perang. Disebabkan sikap gopohku, mereka hanya mampu melihat aku dari belakang, begitu bodoh meredah medan perang tanpa sebarang strategi. Bingung, apa yang patut dilakukan?  Ketika itu aku masih lagi memandang kebelakang. "mengapa kalian disana? marilah kesini, bukankah ini satu perjuangan?" teriak ku sekuat hati. Aku yakin mereka mendengarnya, namun, patutkah mereka meredah jua medan peperangan itu sedangkan strategi belum disusun rapi? Sudah tentu kita akan kalah. Maka, adakah lebih patut untuk dibiarkan sahaja aku seorang bertempur disitu? Aku sendiri tak pasti, apakah jawapan yang betul disini. Terpulang pada mereka dan pandangan mereka sendiri, aku tidak berani mengatakan bahwa aku yg betul atau mereka yg salah. Mgkin keduanya betul, mungkin juga keduanya salah...

"Jika kalian ingin menghukum,hukumlah aku sahaja, aku yg memulakan pemberontakan ini dan aku jualah yg akan perbaiki kerosakan yg telah terjadi, janganlah ada seorang pun turut merasa bahang hukuman ini,kerna bukanlah mereka yg memulakannya.". 

Asalnya perang kebathilan, namun yang terjadi adalah perang saudara. Aku tak sanggup lagi. Peluru yang kulepaskan rupanya terkena pada saudara-saudara ku yang sebelum ini jua telah lama berkecimpung dalam bidang ketenteraan. "Saudaraku, aku tidak mahu persengketaan. Jika ini adalah salahku, maka maafkanlah aku...tapi sebenarnya...." diam.... Sekadar mampu terdiam. Perang yang sebenar, penggabungan ketenteraan, utk melawan musuh yg sebenar tak kesampaian. Jika aku terus berdegil utk merealisasikan misi ini, aku pasti kan mencetuskan pertumpahan darah. Cukuplah sekadar luka-luka yang mungkin masih mampu diubati.

"Jeneral, maafkan aku. Aku telah mengagalkan misi ini kerana kegopohanku sendiri. Aku tak punya strategi dan bilangan yang ingin turut serta dalam perjuangan ini terlalu sedikit. Barangkali bukan masanya utk aku meneruskan misi ini. Tapi aku yakin Jeneral, keadilan pasti kan tertegak satu hari nanti. Aku akan tetap dengan pendirianku. Yang benar tetap benar..."

Tatkala kepulanganku, aku merasa seperti kambing hitam yang hodoh, tapi sehitam-hitam kambing yg hodoh ini paling kurang, aku telah mempelajari sesuatu dan aku juga telah mendapat satu pengalaman yg berharga. Aku tidak kesali apa yang terjadi, yang ku kesali adalah kalahnya aku dalam pertarungan dgn syaitan utk menahan amarah tatkala diuji, yang kukesali adalah luka-luka mereka yg telah kusakiti. Jauh disudut hati yg hampa ini, aku masih mencari sinar bukti kasih Ilahi. Mudah-mudahan Allah temukan juga aku pada perisai yg akan melindungi aku dari tercalarnya rasa izzah menjadi seorang muslim dan seorang pejuang di jalanNya.

>kepada mereka yg tidak berpuas hati dgn pos ini, anda boleh menyangkal sepuas hati,tapi jangan kecik ati kalau tidak dipublish.This is my personal space, i say what i want to say. dan sy ingatkan lagi sekali, hanya pengecut yg akan gunakan Anonymous. so jangan jadi pengecut<

Monday, December 27, 2010

Sabar....


Kadangkala aku tertanya
Mengapa aku masih bersabar?
Adakah suci niat itu?
Atau mungkin syaitan yang banyak menggodaku
Menggoda untuk meneruskan?
Menggoda untuk meninggalkan?
Barangkali syaitan juga keliru…
Apa yang sebenarnya tersirat dihatiku?
Adakah aku bakal tertipu?
Atau mungkin mereka yang akhirnya terkedu?

Ahhh..!
Tinggalkan lamunan!
Keluar dari selimut dosamu!
Jangan terus dilayan maksiat
Kerna hati yang hitam mudah hilang arah tuju

Kemana aku ingin pergi
Itu bukan lagi soal hati yang lemah dan pilu
Tapi hati pejuang yang tak bisa kalah
Dengan kata-kata menikam sang musuh
Biarlah aku jadi begitu!
Kerna ini pilihanku
Jika kesabaran ini hukumanku
Walau dengan hati yang luka berdarah
Mana mungkin aku berbalah!
Dengan tuhanKu Yang Maha Tahu
Jika kesabaran ini tarbiyah bagiku
Maka panjangkanlah dan tambahkanlah
Agar teguh aku berdiri
Mengharap kasih dari Ilahi
Terus dan terus aku berlari
Mencari cinta yang benar-benar hakiki

Ini bukan lagi mimpi
Kerna ini sudah menjadi realiti
Sepahit kesabaran menjadi yang menanti
Pahit lagi hidup yang tak bererti
Namun ingatlah wahai pejuang
Sesuci mana niatmu
Janganlah kamu mudah tertipu
Kerna syaitan kan terus berbisik padamu
Dan nafsu kan terus mengesakkan nafasmu
Carilah ketenangan dari Kitab suci Tuhanmu
Dan jadikan ilmu pendamping seumur hayatmu
Teruslah mengharap cinta Allah
Dan teruslah dalam munajatmu

Sunday, December 26, 2010

A friend in Art

Picture by MalvaAlcea of DeviantART

A friend in Art...
The time you left your room
I stare at the empty bed
As I lay down in the emptiness
My feelings echoes cross the empty room
Tears run down unexpectedly
Will I be lonely?
Can you still be there for me?
Can I still lend my shoulder for you?
Will you still share to me your funny stories?

How can I blame you my friend?
When my heart is just as fragile
To say I know what you have felt
Or to say I saw it like what you saw through your eyes
But tell me how to stop me from blaming myself?
For not being a reason for you to stay
But then when fate has set its foot on earth
I don’t want to be the person to defy His Knowledge

I remember the time we say to each other
“Will you be my friend, my very best friend?”
I couldn’t remember who says it first
But it comes from our heart, both of our hearts
As we put our arms around each other
Our tears become the only witness

Where in this court of law
That friendship can be ruin because of distance?
As words of art become the string that bonds us
And Allah becomes the Watchful Observer
How can I astray from this beautiful friendship?
The most unique one I ever had
To be able to express myself in such a way
Not many would and want to understand

This desire to create beauty
Using emotions and using vocabularies
A desire rooted from the passion to love
And the ability to let emotions takes form
To exaggerate feelings in an artistic way
And to nourished this gift from Allah
In the safety of my own action

My friend in Art
We are never far away in form
We are never far away by heart
But we rarely see to greet each other like we use to
Because of time, because of work...
But this moment of art
Is the moment that lasted long enough
For you to know that I care
For me to know that you care
For us to know that we care and understand each other
Maybe not as close as they think
Maybe not as far away as they think too
Nevertheless
I’m glad that I have...
A friend in Art

Friday, December 10, 2010

Mari Berhijrah

in remembrance of Forum Diskusi Hijrah di surau Ar-Razi

Bila tiba masanya utk aku menangis
maka aku tangisi
kelemahanku
masa silamku
apakan daya

Semua yg pernah aku lakukan dulu
Semua yg pernah aku rasakan dahulu...
Nyah!tiada lagi datang menghantui!
aku insan baru hari ini
masa silamku utk Mu
masa sekarang ini utk Mu
masa depanku utk Mu

Laillahaillallah
Muhammadur-Rasulullah

maka kalahlah aku
rebah
jatuh menyembah bumi
segala rasa angkuh,riak,ujub 
rebahlah!jatuhlah!
hinanya aku wahai Tuhanku,,,
Ampunilah segala dosa-dosa ku,,,
biar beribu kali aku mengulangi kesilapan yg sama
tatkala jari telunjuk mendongak dgn takutnya
dan lisan ini membisik kalimah
LAILLAHAILLALLAH
tiada Tuhan melainkanMu
maka tiada siapa lagi yg layak aku Agungkan melainkanMu Ya Allah...

Maha Pengasih
Maha Penyayang
Maha Mengetahui
Maha Bijaksana
Maha Melindungi

aku ingin melihat wajahMu Ya Allah
Engkau yg tak pernah bosan melayan kerenahku
sedangkan aku selalu ingkar padaMu
sedangkan aku sering melakukan maksiat padaMu
sedangkan aku terkadang lalai mengingatiMu
sedangkan aku jarang mengikut perintahMu

MasyaAllah...
masih sudi Kau mengampuni diri ini?
aku masih lemah
aku sentiasa lemah
tanpa rahmatMu Ya Allah
masakan aku bisa berada di sini
bersama hamba-hambaMu yg soleh dan solehah
masakan aku temui jalan ini
yang penuh duri namun ganjarannya terlalu indah
masakan aku bisa menangis
sedang hati ini terasa manisnya iman merasa kedekatan denganMu
masakan aku mampu bangun menyebut ALLAHUAKBAR
setelah syaitan bersorak riang kemenangan?!!

Astagfirullahalazim...
Astagfirullahalazim...
Astagfirullahalazim...


Layakkah aku Ya Allah
menerima semua pemberian ini dari Mu
apa yg telah aku lakukan sebelum ini Ya Allah
hingga ingin Kau memilih diri ku ini
menjadi hambaMu yg kau sebut-sebut di dlm Quranul Kareem
yang kau sebut-sebut dikalangan ahli-ahli syurga
apa yang ada pada diri yang hina ini Ya Allah
sedang semua nikmat itu jua dtg dariMu Ya Allah

semakin jauh kaki ini melangkah
semakin berat beban yang digalas
semakin banyak kekosongan dlm diri yg perlu aku isi

seberat yg disangkakan
sepedih yg dibayangkan
sepahit yg dianggarkan
namun dapatkah dibanding dgn nikmat yang Engkau janjikan?
atau adakah aku antara hambaMu yg tidak mempercayai janjiMu?
Mustahil!bukankah alam ini dan seluruh penciptaannya menjadi bukti yg kokoh
dan Rasul itu benar-benar manusia yg terpilih
utk menyampaikan apa yg tidak dapat dijangkau oleh akal manusia
maka adakah janjiMu itu tidak aku percayai??

mengapa aku masih soalkan?
mengapa masih perlu rasa berat utk memilih?
samaada utk berada pada jalanNya yg lurus
atau diselimuti kegelapan jahiliyah
tinggalkanlah segala kekusutan dunia
tinggalkanlah segala perhiasannya
kau kan dapati dunia ini benar-benar tempat yg sementara
sedangkan alam akhirat itu kekal selama-lamanya

maka mengapa masih aku keliru dalam memilih
samaada perlukah diri ini utk berhijrah
niatku untukMu
maka bawalah aku ke jalan yg lurus itu Ya Allah
dan jadikanlah aku hambaMu yg senantiasa bermujahadah
mencapai kemenangan tika dudunia
dan trus di akhirat kelak

Indahnya nikmat islam ini
janganlah walau sesaat Kau buat ku buta akannya...

amin Ya Rabb..

Tuesday, November 30, 2010

The Elder Sister

go on
just try to hurt me
with words as sharp as the point of your black pen
or with ignorance...and arrogance

"little ones...how could you...?!"
oh elder sister,but they are your siblings...

so don't cry...
don't cry i say!
don't even carve a name on a stone
not even an alphabet on the white pearly sands

you are!yes you are!
you are the elder sister
strong and wise
protective and responsible

you are!you are the elder sister!
yes you make mistake
but recover dear sister!
recover fast!
your siblings needs you!
to be strong and wise

yes you can get weak sometimes...
but stand up!
stand up fast oh elder sister!
your siblings needs you!
be bold!be brave!
your siblings needs you!
to protect them 
and to take the role of a leader

patience...
patience oh elder sister...
don't use harsh words on the little ones
patience, oh patience dear sister
don't even let them know how much they hurt you
patience oh patience dear sister
you know better than to lose you temper
patience, oh patience dear sister
your words should contain advices rather than criticism

yes you are human
yes you can be hurt too
but grow up, grow up oh elder sister
don't act foolish and childish
your siblings are watching
they are always observing
your siblings are learning
aren't you their role model?

you are, you are the elder sister
kind and considerate
willing to make sacrifices...
you are, you are the elder sister
keep smiling and keep supporting the little ones
they need you to be happy
they need you to be supportive

you are the elder sister
be loving and caring to your siblings
spread love dear elder sister
with truth and sincerity
with no reason nor circumstances
spread love dear elder sister
like a garden of roses in the early spring

aren't you glad you're the elder sister?
so what if your siblings won't respect you
being the elder sister...
its not about winning
its not about having a fair life
its not about getting what we deserve

but its about making the right choices

the right choice might be painful sometimes
but life on earth is no place for you to rest
the pain and sufferings is your richness in the afterlife
the life you can never compare to this short time we have on earth

make the right choice oh elder sister
be;
strong..
wise...
brave...
protective..
supportive...
patience...
kind...
considerate...
sacrificing...
happy...
loving...
caring...


you are, you are the elder sister
wish for your death everyday as the elder sister
no matter who may your siblings be
be the elder sister

you are the elder sister

By:
Zatel Iman Rozali