Tuesday, February 8, 2011

Erickson's Psychosocial Stages of Development dan Tarbiyyah?

Assalamualaikum

Semalam, ana dan rakan-rakan ana berbincang tentang soalan past year Psychiatry, dan kami bincang tentang Erickson's theory of Psychosocial stages of Development. Menariknya, keesokan paginya, tiba-tiba terlintas di hati, "eh, teori ne sebenarnya boleh apply dalam pembangunan tarbiyyah". Teori Erickson menerangkan tentang pembesaran kendiri bermula dari bayi lagi sampai la tua. Ada 8 stage dalam teori ni, diringkaskan:


menurut Erickson, jika pada stage yang tertentu, seseorang itu dapat melepasi "crisis" dengan baik, beliau dapat mencapai "favourable outcome" dan kiranya crisis itu tidak dihandle dengan baik, maka dia akan mendapat"unfavourable outcome". Apa yang menarik adalah, dalam explanation teori ini, terutamanya ketika di stage "childhood", ibu bapa dikatakan memainkan "main role" dalam memastikan anaknya mencapai favorable outcome. Apa yang dapat ana kaitkan, peranan ibu bapa itu serupa juga dengan peranan murabbi, kepada mutarabbinya. Tak caya? Kita go through...

Stage 1 : trust vs mistrust

Dalam stage ne, dikatakan “the child develops basic trust and realizes that people are dependable and the world can be a safe place. The child develops a sense of hope and confidence; this is a belief that things will work out well in the end”. maka pada permulaan usrah itu, seorang murabbi perlulah menerapkan kepada mutarabbinya bahawa bahawa mereka adalah orang yang mutarabbinya boleh harapkan, dan memberi mereka hope bahawa mereka boleh berubah atau harapan untuk mencapai sesuatu dari usrah ini. HOPE itu sangat penting untuk betul-betul diterapkan supaya mereka compliant untuk datang next usrah kita.

Dikatakan juga "when the parents fail to provide these things, the child develops basic mistrust, resulting in depression, withdrawal, and maybe even paranoia”. Rasanya kalau first day usrah kita terus suruh dia be independent dan mula menjalankan kerja dakwah, tak terkejut dia? Dan menyebabkan perasaan tertekan, withdraw dan paranoid (untuk datang usrah lagi)

Stage 2 :autonomy Vs Shame

“if parents guide children gradually and firmly, praise and accept attempts to be independent, autonomy develops. The result will be a sense of will which helps us accomplish and build self-esteem as children and adults

Kata ana pula, jika seorang murabbi berjaya mendidik mutarabbinya dengan dorongan positif, pujian dan menerima inisiatif mereka untuk berdikari maka mereka akan rasa ada autonomi di dalam suasana usrah tersebut, mereka merasakan mereka punya hak untuk bercakap, untuk beri pendapat dan ini akan memberikan rasa “will” atau kesungguhan. Dengan itu mereka juga membina self esteem atau keyakinan diri.

Sebaliknya: “if parents are too permissive, harsh, or demanding, the child can feel defeated, and experience extreme shame and doubt, and grow up to engage in neurotic attempts to regain feelings of control, power, and competency. This may take the form of obsessive behavior; if you follow all rules exactly then you will never be ashamed again. If the child is given no limits or guidance, the child can fail to gain any shame or doubt and be impulsive. Some is good, as it causes us to question the outcomes of our actions, and consider others' well-being. This may also result in Avoidance; if you never allow yourself to be close to others, they can never make you feel ashamed

Pendek kata, jangan berkasar pada peringkat awal atau terlalu mengharap, mereka boleh jadi akan merasa “defeated”, malu dan ragu-ragu. Lebih teruk lagi sekiranya merek menginginkan autonomi tapi tak dapat, maka mereka mula berbuat perkara yang menjadikan mereka obsessive. Contoh yang diberi diatas "if you follow all rules exactly then you will never be ashamed again." Jadi kita taknak mereka stress-stress sangat. 

Stage 3 : Initiative vs Guilt

if parents are understanding and supportive of a child's efforts to show initiative, the child develops purpose, and sets goals and acts in ways to reach them

Alhamdulillah! Tak perlu ana explain lagi! Kalau mereka mula menunjukkan inisiatif maka SUPPORT MEREKA supaya mereka ada rasa PURPOSE… (oh~~ana sangat tersentuh disini)

Dan sebaliknya…. “if children are punished for attempts to show initiative, they are likely to develop a sense of guilt, which in excess can lead to inhibition. Too much purpose and no guilt can lead to ruthlessness; the person may achieve their goals without caring who they step on in the process

Jika kita terlalu kritikal maka mereka yang sepatutnya ingin develop purpose akhirnya merasa bersalah, menyebabkan “inhibition”. Dan jika mereka masih mencari purpose dan benar-benar ingin membuat inisiatif, dan masih tidak menjumpai caranya (sebab mutarabbi gagal memberi sokongan) , jadi terlalu banyak perkara yang mereka rasa mereka perlu buat sampaikan mereka jadi “kurang ajar” sikit, mungkin sebab tak pasti cara terbaik untuk handle situation.

Stage 4 :Industry vs Guilt

Pada stage ini mereka mula belajar untuk memikul tanggungjawab dan mula “berkerja” untuk jalan dakwah (cewaah…). Masalahnya: “if caretakers do not support the child, feelings of inferiority are likely to develop. Too much inferiority, and inertia or helplessness occurs (underachievers). Too much competency and the child becomes an adult too fast, and develops either into a Histrionic or Shallow person if caretakers do not support the child, feelings of inferiority are likely to develop. 

Pada stage ini kena banyak assess mereka, support, tapi jangan mereka terlebih sampai menjadi seorang yang Histrionic (berlagak bagus sebab nak dapat perhatian) ataupun shallow (superficial je, tapi penghayatan sebenar tu takde).

Ada lagi 4 stage
  • Stage 5: Identity vs Role Confusion
  • Stage 6 : Intimacy vs Isolation
  • Stage 7 : Generativity vs Stagnation
  • Stage 8 : Ego Integrity vs Despair

Buat masa ni ana taknak cerita tentang stage yang berikutnya, memandangkan ana sendiri merasakan, dalam proses tarbiyyah ini, ana sendiri belum sampai stage yang tinggi-tinggi tu. Tapi insyaAllah, ana sangat berminat untuk mengupas lebih lagi… (sukati je)

Persoalannya, dimana kita pada stage2 ini, adakah kita mencapai favorable outcome dalam pembangunan tarbiyyah, atau adakah kita mengalami unfavorable outcome? Dan bagaimana pula mutarabbi kita, adakah mereka mencapai favorable outcome, dan sudahkah kita menjalankan tanggunggjawab kita sebagai MURABBI?

Jzkk pada yang sudi membaca, asif ye, ana cerita tentang falsafah yang entah betul entah tidak, sekadar pandangan ana sahaja dengan sekadar ilmu yang Allah hikmahkan pada diri ana.

nak promot cerita sang Murabbi yang rahmah belum lagi sempat nak kasi ana tengok (~_~)
Rahmah...nak tengok sang Murabbi....


Ana ingin mengahiri perkongsian pendapat ini dengan sebuah sajak yang masih lagi ana ingat sikit2 (yang memenangi tempat pertama dalam....sumthing....waktu PKN ke...KONSIS...er....tak ingat sangat further details)
MURABBI

Oh alangkah bahagia
Oh alangkah mulia
Hari ini aku kisahkan
Aku, dan disisiku,
MURABBI.
Seperti rasul
Bersama-sama, nikmati satu santapan,
Begitu murabbiku
Duduk bersama, jamah satu hidangan.
Seperti rasul
Bersama-sama berbantalkan lengan,
Begitu murabbiku
Bersama-sama tidur atas hamparan.
Seperti rasul,
Turun bersama gali paritan
Begitu murabbiku
Sentiasa seiringku lakukan tugasan.
Seperti rasul,
Faham segala dalaman luaran
Begitu murabbiku
Segala pemikiran tekun menjelaskan.
Seperti rasul,
Membina syuhada’ pemuda pahlawan
Begitu murabbiku
Dibina aku lengkap perincian.
Seperti rasul,
Marah, senyum, sedih, memberi kesan
Begitu murabbiku
Memberi taujih sesuai perasaan.
Seperti rasul,
Menyucikan, memahamkan, lantas menggerakkan
Begitu murabbiku
Diasuh aku, jadi asas kebangkitan.
Seperti rasul,
Menghormati tidak memalukan
Begitu murabbiku
Di sampingnya aku, terasa dimuliakan.
Yang lahir bukan sekadar hartawan
Yang lahir bukan sekadar agamawan
Yang lahir bukan sekadar negarawan
Yang lahir bukan sekadar tokoh kemasyarakatan
Yang lahir bukan sekadar juara kebajikan
Yang lahir bukan sekadar olahragawan
Yang lahir bukan sekadar jaguh perdebatan
Tetapi RIJAL,
Dengan mereka ISLAM diagungkan
Oh alangkah bahagia
Oh alangkah mulia
Ketika itu
Aku, dan disisiku,
MURABBI.



Sunday, February 6, 2011

Coming Soon....

Ghayyir Nafsak....coming soon


Papehal, setel exam dulu


Caiyok!!!

Reciting Al-Insyirah along the way...:D


Bismillah


A001

Bukankah Kami telah melapangkan bagimu: dadamu (wahai Muhammad serta mengisinya dengan iman dan hidayah petunjuk) ? (Ash-Syar-h 94:1)



A002

Dan Kami telah meringankan daripadamu: bebanmu (menyiarkan Islam) - (Ash-Syar-h 94:2)



A003

Yang memberati tanggunganmu, (dengan memberikan berbagai kemudahan dalam melaksanakannya)? (Ash-Syar-h 94:3



A004

Dan Kami telah meninggikan bagimu: sebutan namamu (dengan mengurniakan pangkat Nabi dan berbagai kemuliaan)? (Ash-Syar-h 94:4



A005

Oleh itu, maka (tetapkanlah kepercayaanmu) bahawa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran disertai kemudahan, (Ash-Syar-h 94:5)



A006

(Sekali lagi ditegaskan): bahawa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran disertai kemudahan. (Ash-Syar-h 94:6



A007

Kemudian apabila engkau telah selesai (daripada sesuatu amal soleh), maka bersungguh-sungguhlah engkau berusaha (mengerjakan amal soleh yang lain), (Ash-Syar-h 94:7)



A008

Dan kepada Tuhanmu sahaja hendaklah engkau memohon (apa yang engkau gemar dan ingini). (Ash-Syar-h 94:8)

Wednesday, January 26, 2011

Post KOSMIK blues

Flashback peristiwa sebelum KOSMIK, sent, receive,sent, receive,sent,waiting,receive....dari sejambak, tinggal sekuntum.... adush... "mcmana ne....berat tanggungjawab ne....Ya Allah, permudahkanlah... Aku bukanlah pelindung yg terbaik bagi hamba-hambaMu, Engkau jua lah yg melindungi hamba2Mu..." tapi last2 Nadiah pulak yg kena "jaga" senior de yg sorang ne.... Huhu... Yela, kereta pun tak reti bawak.


"Siapa suka nama KOSMIK?" Saya suke!saya suke! (dengan bangganya angkat tangan)... 

Huhu... buat kali kedua (selepas DERU) sy berpeluang utk bermanja-manja lagi dengan IKRAM. tak dapat dinafikan, IKRAM punya daya tarikannya tersendiri, saya sgt mengalu-alukan kehadirannya dalam hidup saya. Saya enjoy masa2 sy di KOSMIK, saya tak la exactly keseorangan... Berada di bawah payungan ikram, saya rasa selesa. kehadiran murabbi yg komited dgn kerja dakwah, lontaran semangat sahabat2 sefikrah, ikhwah akhawat harapan umat yg bersemangat! sy tak dapat nafikan sy rasa berbeza... disinilah, somewhere i belong....

kebetulan pulak, habis KOSMIK, balik rumah, main ngan MP3 adik, lagu Linkin Park berkumandang...Somewhere i belong.....Sy ne mmg peminat Linkin Park, dulu la, sekarang ne da tak berapa sgt... Ye... mmg dorang ganas, tapi lagu dorang yg satu ne, seolah2 menceritakan, dengan tepat dan padat, ttg perasaan yg dialami sepanjang KOSMIK

words yg dalam bold tu is exactly what i felt...(lagu ne da di-edit, there are some words yg tak seswai dgn keadaan sy,hehe...sukati je)

(When this began)
I had nothing to say
And I get lost in the nothingness inside of me
(I was confused)
And I let it all out to find
That I’m not the only person with these things in mind
(Inside of me)
But all that they can see the words revealed
Is the only real thing that I’ve got left to feel
(Nothing to lose)
Just stuck, hollow and alone
And the fault is my own, and the fault is my own


[Chorus]
I wanna heal, I wanna feel what I thought was never real
I wanna let go of the pain I’ve felt so long
(Erase all the pain till it’s gone)
I wanna heal, I wanna feel like I’m close to something real
I wanna find something I’ve wanted all along
Somewhere I belong



And I’ve got nothing to say
I can’t believe I didn’t fall right down on my face
(I was confused)
Looking everywhere only to find
That it’s not the way I had imagined it all in my mind


[Chorus]

I will never KNOW MYSELF until I DO THIS ON MY OWN
And I will NEVER FEEL anything else, until my WOUNDS ARE HEALED
I will NEVER BE anything till I BREAK AWAY from ME
I will break away, 
I'll FIND MYSELF TODAY



[Repeat Chorus]



I wanna heal, I wanna feel like I’m somewhere I belong
I wanna heal, I wanna feel like I’m somewhere I belong
Somewhere I belong 


Yep...betul3x... I cudnt agree more with Linkin Park... 

at KOSMIK, i feel like... this is where i belong... this is where my wounds are heal.... this is where my pain are erased.... this is where i find myself... this is where i break away from my old self...i will never know myself, what i'm capable of and what i can do, i have to break away from my old self, and i have learn to do it on my own...

what i thought was never real, bahwa Islam kan berjaya di tangan kita, i can feel that its closer... I wanna feel like I’m close to something real, 
I wanna find something I’ve wanted all along



this is 
Somewhere I belong

Yeah! Go IKRAM~~~~ lagu IKRAM satu~!

Lirik oleh: Mohamed Hatta Shaharom & SaffOne
Lagu oleh: Saff One
Hak Cipta: Pertubuhan IKRAM Malaysia

Puluhan tahun telah kian berlalu
Jamaah dibina tanpa jemu
Pahit getir kita harung bersama
Manis juang nikmatnya terasa

Dalam usrah kita subur tarbiah
Janji setia dipatuhi
Dalam gerak kita menyusun langkah
Amalan syura diyakini

Azam digenggam penuh tabah
Membina IKRAM untuk ummah
Ukhuwah teras kegemilangan
Syariah menjadi pegangan

Demi redha Allah
Kita menjulang dakwah
Berpandukan al-Qur’an
Menuruti as-Sunnah
IKRAM wadah perjuangan

at-tarbiyyah wat-takwin
karikuna lit-tamkin
=)

jangan lupa, Ghayyir Nafsak!

Tuesday, December 28, 2010

Emotions

i feel his pain
but what can i do?
i want to help
but how?

am i suppose to do something?
am i suppose to sacrifice something?
is this a test for me?
how do i get through it?

should i stop worrying?

my road
my road
my road

i choose this way
stay on this road
i choose this way
don't you dare give yourself an option

Ya Allah
i'm too clueless right now
show me the right way
please protect me and the people i love
keep us safe

Monday, December 27, 2010

Sabar....


Kadangkala aku tertanya
Mengapa aku masih bersabar?
Adakah suci niat itu?
Atau mungkin syaitan yang banyak menggodaku
Menggoda untuk meneruskan?
Menggoda untuk meninggalkan?
Barangkali syaitan juga keliru…
Apa yang sebenarnya tersirat dihatiku?
Adakah aku bakal tertipu?
Atau mungkin mereka yang akhirnya terkedu?

Ahhh..!
Tinggalkan lamunan!
Keluar dari selimut dosamu!
Jangan terus dilayan maksiat
Kerna hati yang hitam mudah hilang arah tuju

Kemana aku ingin pergi
Itu bukan lagi soal hati yang lemah dan pilu
Tapi hati pejuang yang tak bisa kalah
Dengan kata-kata menikam sang musuh
Biarlah aku jadi begitu!
Kerna ini pilihanku
Jika kesabaran ini hukumanku
Walau dengan hati yang luka berdarah
Mana mungkin aku berbalah!
Dengan tuhanKu Yang Maha Tahu
Jika kesabaran ini tarbiyah bagiku
Maka panjangkanlah dan tambahkanlah
Agar teguh aku berdiri
Mengharap kasih dari Ilahi
Terus dan terus aku berlari
Mencari cinta yang benar-benar hakiki

Ini bukan lagi mimpi
Kerna ini sudah menjadi realiti
Sepahit kesabaran menjadi yang menanti
Pahit lagi hidup yang tak bererti
Namun ingatlah wahai pejuang
Sesuci mana niatmu
Janganlah kamu mudah tertipu
Kerna syaitan kan terus berbisik padamu
Dan nafsu kan terus mengesakkan nafasmu
Carilah ketenangan dari Kitab suci Tuhanmu
Dan jadikan ilmu pendamping seumur hayatmu
Teruslah mengharap cinta Allah
Dan teruslah dalam munajatmu

Sunday, December 26, 2010

A friend in Art

Picture by MalvaAlcea of DeviantART

A friend in Art...
The time you left your room
I stare at the empty bed
As I lay down in the emptiness
My feelings echoes cross the empty room
Tears run down unexpectedly
Will I be lonely?
Can you still be there for me?
Can I still lend my shoulder for you?
Will you still share to me your funny stories?

How can I blame you my friend?
When my heart is just as fragile
To say I know what you have felt
Or to say I saw it like what you saw through your eyes
But tell me how to stop me from blaming myself?
For not being a reason for you to stay
But then when fate has set its foot on earth
I don’t want to be the person to defy His Knowledge

I remember the time we say to each other
“Will you be my friend, my very best friend?”
I couldn’t remember who says it first
But it comes from our heart, both of our hearts
As we put our arms around each other
Our tears become the only witness

Where in this court of law
That friendship can be ruin because of distance?
As words of art become the string that bonds us
And Allah becomes the Watchful Observer
How can I astray from this beautiful friendship?
The most unique one I ever had
To be able to express myself in such a way
Not many would and want to understand

This desire to create beauty
Using emotions and using vocabularies
A desire rooted from the passion to love
And the ability to let emotions takes form
To exaggerate feelings in an artistic way
And to nourished this gift from Allah
In the safety of my own action

My friend in Art
We are never far away in form
We are never far away by heart
But we rarely see to greet each other like we use to
Because of time, because of work...
But this moment of art
Is the moment that lasted long enough
For you to know that I care
For me to know that you care
For us to know that we care and understand each other
Maybe not as close as they think
Maybe not as far away as they think too
Nevertheless
I’m glad that I have...
A friend in Art

Saturday, December 25, 2010

Kali pertama Bersugi~heee....

Hari ni saya beli kayu sugi...saje nak try rasanya bersugi...tapi sebab tak biasa kan...rasa janggal sket...tapi takpe,nak gak try...hohoh...

sambil menulis blog ni sy sedang menyental...dan mnyental...lalala...

saya try cari cara-cara bersugi kat dalam internet,tapi takde pulak yang tunjuk cara-cara yang detail.so men boh je la...sental2,gosok2,lama-lama mcm besh lak...tapi still belum get used to the taste huhu...

ne baru 1st time bersugi,taktau la rajin tak sy terus bersugi...harapnya lekat la amalan ne sebab bersugi ne sunnah...and i love my teeth very much, since Rasul Allah have shown us the best way to take care of it, lets do it then!!yuk!

apa bezanya bersiwak (bersugi dgn kayu sugi) compare dgn toothbrush biasa? Saya bukak buku kegemaran sy (yg sy pinjam dari Surau Ar-Razi), SUPER HEALTH, Gaya Hidup Sehat Rasulullah...ini perkongsiannya sih....(buku tu bahasa indon la plak)
  • Antibacterial acids:kali pertama bersiwak akan rasa pedas sikit (oooo patutla....) kerana ada kandungan yg berupa mustard dalamnya yg merupakan antibacterial acids substance...the effect is actually better than normal toothborush,...huhu...
  • chemical compunds: chloride, pottasium,sodium bicarb, silica, sulphur, vit C, trimethyl amine, salvadorine, tannins dan beberapa yg lain yg  berfungsi utk memutih dan menyehatkan gigi dan gusi....(n dorang buat toothpaste using all these stuff)
  • Aromatic oil:mempunyai bau dan rasa yg segar (well,mungkin sy silap beli kot,rasanya tak la segar sgt) menjdikan mulut berbau harum dan menghilangkan rasa tak sedap.
  • Enzyme: yg mencegah pembentukan plaque
  • Antidecay agent: by reducing the amount of bacteria and also promote salivation to clean and protect the mouth
Bagi kawan2 yg beli kayu siwak sama2 tadi,ne tips utk mendapat manfaat maksimal dari siwak:
  1. nex time beli, pilih kayu yg segar bukan yg warna coklat kering. 
  2. tumbuk hujung siwak sampai serat kau menyerupai sikat gigi. jgn guna waktu kayu tu keras,nanti boleh luka (tapi tadi sy men boh je,hehe)
  3. simpan siwak dalam bekas yg tertutup tapi ada ventilation sbb taknak bacterial colonization kta situ kalau lembap semacam
  4. cuci siwak sebelum guna, n cuci serta keringkan after guna ye
  5. lepas 5 hari (depends la,kalo guna sekali da teruk da...takyah citer la) potong serabut n tumbuk yg baru...
Selamat beramal~~~:D
selain tu boleh baca info dari:

click image for larger view

Friday, December 10, 2010

Mari Berhijrah

in remembrance of Forum Diskusi Hijrah di surau Ar-Razi

Bila tiba masanya utk aku menangis
maka aku tangisi
kelemahanku
masa silamku
apakan daya

Semua yg pernah aku lakukan dulu
Semua yg pernah aku rasakan dahulu...
Nyah!tiada lagi datang menghantui!
aku insan baru hari ini
masa silamku utk Mu
masa sekarang ini utk Mu
masa depanku utk Mu

Laillahaillallah
Muhammadur-Rasulullah

maka kalahlah aku
rebah
jatuh menyembah bumi
segala rasa angkuh,riak,ujub 
rebahlah!jatuhlah!
hinanya aku wahai Tuhanku,,,
Ampunilah segala dosa-dosa ku,,,
biar beribu kali aku mengulangi kesilapan yg sama
tatkala jari telunjuk mendongak dgn takutnya
dan lisan ini membisik kalimah
LAILLAHAILLALLAH
tiada Tuhan melainkanMu
maka tiada siapa lagi yg layak aku Agungkan melainkanMu Ya Allah...

Maha Pengasih
Maha Penyayang
Maha Mengetahui
Maha Bijaksana
Maha Melindungi

aku ingin melihat wajahMu Ya Allah
Engkau yg tak pernah bosan melayan kerenahku
sedangkan aku selalu ingkar padaMu
sedangkan aku sering melakukan maksiat padaMu
sedangkan aku terkadang lalai mengingatiMu
sedangkan aku jarang mengikut perintahMu

MasyaAllah...
masih sudi Kau mengampuni diri ini?
aku masih lemah
aku sentiasa lemah
tanpa rahmatMu Ya Allah
masakan aku bisa berada di sini
bersama hamba-hambaMu yg soleh dan solehah
masakan aku temui jalan ini
yang penuh duri namun ganjarannya terlalu indah
masakan aku bisa menangis
sedang hati ini terasa manisnya iman merasa kedekatan denganMu
masakan aku mampu bangun menyebut ALLAHUAKBAR
setelah syaitan bersorak riang kemenangan?!!

Astagfirullahalazim...
Astagfirullahalazim...
Astagfirullahalazim...


Layakkah aku Ya Allah
menerima semua pemberian ini dari Mu
apa yg telah aku lakukan sebelum ini Ya Allah
hingga ingin Kau memilih diri ku ini
menjadi hambaMu yg kau sebut-sebut di dlm Quranul Kareem
yang kau sebut-sebut dikalangan ahli-ahli syurga
apa yang ada pada diri yang hina ini Ya Allah
sedang semua nikmat itu jua dtg dariMu Ya Allah

semakin jauh kaki ini melangkah
semakin berat beban yang digalas
semakin banyak kekosongan dlm diri yg perlu aku isi

seberat yg disangkakan
sepedih yg dibayangkan
sepahit yg dianggarkan
namun dapatkah dibanding dgn nikmat yang Engkau janjikan?
atau adakah aku antara hambaMu yg tidak mempercayai janjiMu?
Mustahil!bukankah alam ini dan seluruh penciptaannya menjadi bukti yg kokoh
dan Rasul itu benar-benar manusia yg terpilih
utk menyampaikan apa yg tidak dapat dijangkau oleh akal manusia
maka adakah janjiMu itu tidak aku percayai??

mengapa aku masih soalkan?
mengapa masih perlu rasa berat utk memilih?
samaada utk berada pada jalanNya yg lurus
atau diselimuti kegelapan jahiliyah
tinggalkanlah segala kekusutan dunia
tinggalkanlah segala perhiasannya
kau kan dapati dunia ini benar-benar tempat yg sementara
sedangkan alam akhirat itu kekal selama-lamanya

maka mengapa masih aku keliru dalam memilih
samaada perlukah diri ini utk berhijrah
niatku untukMu
maka bawalah aku ke jalan yg lurus itu Ya Allah
dan jadikanlah aku hambaMu yg senantiasa bermujahadah
mencapai kemenangan tika dudunia
dan trus di akhirat kelak

Indahnya nikmat islam ini
janganlah walau sesaat Kau buat ku buta akannya...

amin Ya Rabb..

Tuesday, November 30, 2010

The Elder Sister

go on
just try to hurt me
with words as sharp as the point of your black pen
or with ignorance...and arrogance

"little ones...how could you...?!"
oh elder sister,but they are your siblings...

so don't cry...
don't cry i say!
don't even carve a name on a stone
not even an alphabet on the white pearly sands

you are!yes you are!
you are the elder sister
strong and wise
protective and responsible

you are!you are the elder sister!
yes you make mistake
but recover dear sister!
recover fast!
your siblings needs you!
to be strong and wise

yes you can get weak sometimes...
but stand up!
stand up fast oh elder sister!
your siblings needs you!
be bold!be brave!
your siblings needs you!
to protect them 
and to take the role of a leader

patience...
patience oh elder sister...
don't use harsh words on the little ones
patience, oh patience dear sister
don't even let them know how much they hurt you
patience oh patience dear sister
you know better than to lose you temper
patience, oh patience dear sister
your words should contain advices rather than criticism

yes you are human
yes you can be hurt too
but grow up, grow up oh elder sister
don't act foolish and childish
your siblings are watching
they are always observing
your siblings are learning
aren't you their role model?

you are, you are the elder sister
kind and considerate
willing to make sacrifices...
you are, you are the elder sister
keep smiling and keep supporting the little ones
they need you to be happy
they need you to be supportive

you are the elder sister
be loving and caring to your siblings
spread love dear elder sister
with truth and sincerity
with no reason nor circumstances
spread love dear elder sister
like a garden of roses in the early spring

aren't you glad you're the elder sister?
so what if your siblings won't respect you
being the elder sister...
its not about winning
its not about having a fair life
its not about getting what we deserve

but its about making the right choices

the right choice might be painful sometimes
but life on earth is no place for you to rest
the pain and sufferings is your richness in the afterlife
the life you can never compare to this short time we have on earth

make the right choice oh elder sister
be;
strong..
wise...
brave...
protective..
supportive...
patience...
kind...
considerate...
sacrificing...
happy...
loving...
caring...


you are, you are the elder sister
wish for your death everyday as the elder sister
no matter who may your siblings be
be the elder sister

you are the elder sister

By:
Zatel Iman Rozali

Friday, November 26, 2010

Butterfly Fly Away

Today
I dare to say it
I had evolve
To become the beautiful butterfly I always wanted to be
I know I must keep on evolving
Finding more and more knowledge and skills
Trying to become the best at everything

Butterfly fly away...

But today
I dare to say
This is the person I wanted to be

Strong and still strong no matter what happen
To be able to stand up after a fall
To be able to still cry even when others laugh happily
And able to smile when others cry miserably
To think good of others no matter how painful it could be
To keep believing in God and keep searching for His light

Somehow,somewhere
I have someone to thank for it
Whether you know or not
Whether you will or not
I am still thankful
You make me strong enough
To take my first step
And weak enough
To seek for Allah’s protection
My prayers be with you
And to all my friends
Thank you
Thank you all for always supporting me